Home / Kec. Lahat / SEKDA LAHAT PANTAU 4 TITIK ADIPURA
Nasrun Aswari didampingi Sekretaris dinas Pasar, Irfan    Ilyas dan kepala BLH Ali Afandi, menunjuka kearah bak sampah yang sudah    meluber

SEKDA LAHAT PANTAU 4 TITIK ADIPURA

¨RSUD Kembali Mendapatkan Peringatan

LAHAT, LhL – Sekretaris Daerah (Sekda) Lahat, Nsrun Aswari, SE, MM didampingi  sejumlah kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), yang terkait dengan penilaian Adipura tahun 2016, melalukan peninjauan ke empat titik pantau. Yakni SD 12 (Unggulan), RSUD Lahat, SMPN 5, dan SMAN 2 Lahat, Senin (25/4).

Dari ke empat titik pantau tersebut, hanya rumah sakit umum daerah Lahat yang sempat mendapatkan teguran  secara signifikan dari Nasrun Aswari, selaku Sekda Lahat. Dilokasi pengomposan sampah yang berada di sebelah kiri bagian belakang rumah sakit tersebut, Nasrun bersama rombongan menemukan sampah bekas obat obatan dan alat kesehatan yang sudah membumbung di kotak sampah. Bahkan sampah sampah tersebut ada yang berserakan di luar kotak sampah karena sudah terlalu penuh.

Parahnya lagi, sisa bahan dan alat kesehatan tersebut dijadikan satu dalam pelastik (kresek). Sehingga diragukan sampah sampah tersebut akan justru menyebarkan penyakit yang disebabkan oleh virus sampah bekas alat kesehatan yang campur aduk di satu tempat sampah. “Kan mulai dari ruangan masing masing, bisa dimasukan ke dalam karung satu persatu jenis sampah itu. Jangan sampai menumpuk tidak karuan seperti ini”, ujar Nasrun mengingatkan.

Menurut Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Lahat, Drs. Ali Afandi, M. Pd. I mengaku, jika pihaknya sudah pernah memperingatkan kepada pihak RSUD, agar selalu menjaga lingkungan. Terutama penanganan masalah sampah. “Kami sudah melayangkan surat teguran terkait kebersihan di lingkungan RSUD Lahat, tapi masih saja selalu begitu keadaannya”, terang Ali.

Sementara itu, Irfan Ilyas, selaku Sekretaris  Dinas Pasar dan Kebersihan Kota Lahat juga merasa prihatin dengan kondisi kebersihan di RSUD Lahat tersebut. Ia menyanyangkan, RSUD itu bukan hanya akan dijadikan titik pantau Adipura saja. Akan tetapi, RSUD itu merupakan tempat pelayanan umum yang selalu ramai pengunjung. “Kami dinas kebersihan sanggup mengangkut sampah sampah itu, tapi takutnya nanti malah pihak RSUD yang malah akan tersingggung”, ungkap dia. (RON)

Lihat Lainnya

IMG-20181017-WA0044

BULOG LAHAT MENYELENGGARAKAN GERAKAN STABILISASI HARGA PANGAN

Author : Ferdy LAHAT, LhL – Terpantau pada Rabu (17/10/18), pihak Badan Usaha Logistik (Bulog) …

[Slideshow "iklan-mati-5" not found]
[Slideshow "slider-9" not found]
error: Content is protected !!